Saya tidak tertarik pada jawaban cepat atau motivasi instan. Latar belakang saya di bidang filsafat membentuk kebiasaan berpikir yang menuntut alasan, bukan sekadar keyakinan. Website ini adalah ruang untuk menguji gagasan, pengalaman, dan asumsi—termasuk milik saya sendiri.
Halo, saya Bayu
Website ini saya bangun sebagai ruang berpikir publik—tempat saya menuliskan refleksi, pertanyaan, dan insight yang lahir dari pengalaman mengajar, membaca, serta mengamati kehidupan sehari-hari. Saya tidak menulis untuk menawarkan kebenaran final, melainkan untuk melatih kejujuran intelektual: berani mempertanyakan asumsi, menimbang argumen, dan merevisi pandangan ketika diperlukan.
Dalam menulis, saya berusaha menempatkan pengalaman pribadi di bawah kendali rasio, bukan sebaliknya. Saya lebih memilih kejelasan logika daripada retorika yang terdengar indah, dan lebih tertarik pada pertanyaan yang tepat daripada jawaban yang terasa meyakinkan tetapi rapuh. Sikap ini juga tercermin dalam peran saya sebagai pendidik, di mana pendidikan saya pahami bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan latihan berpikir dan pembentukan karakter.
Secara profesional, saya mengajar di jenjang SMP dan SMA, khususnya pada bidang Bahasa Indonesia dan Sosiologi, serta terlibat dalam pengembangan kesiswaan dan penguatan karakter sekolah. Pengalaman ini mempertemukan saya langsung dengan realitas pendidikan: ruang di mana nilai, teori, dan praktik sering kali tidak selaras—dan justru di sanalah refleksi menjadi penting.
Topik yang saya tulis di website ini meliputi refleksi pengalaman hidup, pemikiran tentang belajar dan pertumbuhan diri, catatan analitis tentang manusia dan masyarakat, serta insight yang muncul dari proses membaca dan mengajar. Semua tulisan di sini bersifat terbuka untuk dikritisi, karena saya melihat berpikir sebagai proses yang selalu sementara dan dapat diperdalam.
Website ini ditujukan bagi pembaca yang tidak mencari kepastian instan, nyaman dengan ambiguitas, dan bersedia berpikir secara bertahap. Jika Anda mencari motivasi cepat atau jawaban hitam-putih, kemungkinan besar Anda akan merasa tidak sabar. Namun jika Anda menghargai proses berpikir yang sadar, rasional, dan jujur—silakan membaca lebih lanjut.